:)

Tak ada yang kutuntut darimu.

Aku sadar aku hanya Pengaggum rahasiamu saja

Mengaggumi tanpa dicintai itu adalah resiko jika jatuh cinta.

Mungkin sebagian besar perasaanku mengatakan kamu harus tau! Kamu harus menghargai! Kamu harus sadar sadar aku berperan dalam cerita kehidupanmu, walaupun hanya sebagai pigura namun aku masih bersyukur dapat memberimu sedikit warna kehidupan walaupun hanya setitik.

Banyak orang yang berpendapat, menunggu itu membosankan. menunggu seseorang yang tak pasti itu sia sia. Ya, memang benar, akan tetapi ingatlah Mencintai harus siap untuk sakit, harus siap untuk terluka, harus siap untuk jatuh dan dapat bangkit kembali. Logikanya, mencintai itu harus sedia kekuatan mental. Yang paling terpenting kita dituntut untuk memiliki rasa penyabar.
Dan aku disini hanya sebagai pengamat disaat kamu mengamati orang lain. Bersanda gurau denganny tanpa tau aku dibelakangmu melihat setiap perhatian yang kau tunjukan kepadanya. Aku peka eh, haha.

Terlebih disaat kau selalu berdiam di depan pintu dan berangkat sepagi mungkin agar kau bisa sekedar menyapanya. Disaat dia telah melewatimu kau selalu melihatnya melalui celah pintu, berharap dia melihatmu dan memamerkan deretan gigi putihnya. Ataupun, sering kali dirimu tersenyum lepas saat perhatianmu di respon olehnya.Kau melakukan itu setiap har dan aku memperhatikanmu setiap hari juga, , melihat sebagai penonton yang selalu menimbun luka. Kau melihatnya, dan aku melihatmu. Sesederhana itukah?

Apalagi saat kau tak sengaja bertemu dengannya bertukar cerita kehidupan melalui tatapan mata serta senyuman. Dia membalasnya dan aku hanya terdiam.

Disaat aku tau kau sedang menunggunya,kau tersenyum saat dia datang. Dia lagi lagi membalasnya dan akuterdiam.

Disaat dia memintamu mengantarkannya, dia duduk dibelakangmu, berdua kalian menyusuri jalan. Kau menerimanya dan aku terdiam.

Disaat kau berbicara tentangnya di depan teman-temanmu, kau terlihat sangat yakin dia membalas semua perhatianmu dan aku tetap terdiam.

Namun, disaat langit cerah berubah mendung kemudian hujan turun. Disaat kau menunggunya dan dirinya tak pernah datang. Kau bersedih dan aku datang. Memberikan setitik cahaya disaat kau tenggelam dalam kegelapan. Aku tersenyumdan kau mengacuhkanku.

Aku tak akan lelah meyakinkanmu, aku tetap melangkah.

Disaat kau menunggunya di depan pintu, berangkat sepagi mungkin untuk menyapanya, ternyata dia mengacuhkanmu. Kaau bersedih dan aku datang, membawakan sepaket keceriaan yang kau butuhkan. Aku memberimu namun kau lagi lagi mengacuhkanku.

Disaat dia berjalan didepanmu. Kali inikau yang menawarinya untuk duduk dibelakangmu. Namun, dia tetap berjalan lurus. kau bersedih dan aku datang bersama kupu kupu berwarna warni meemberikannya kepadamu agar kamu bisa tersenyum kembali. Kau akhirnya menerimanaAku tersenyum dan kau tersenyum. Kini perjuanganku urasa tak akan sia sia namun aku akan tetap waspada disaat batu karang kembali muncul di sungai yang telah aku buat sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s