Penggalauan

Malam ini aku merasakan perbedaan, aku duduk termenung ditanah yang tandus, dingin malam sekakan menjadi temanku saat ini.

Kupeluk lututku mencoba mengingat peristiwa demi peristiwa yang telah kuamati.
Sesekali ku tersenyum hambar, air mataku lalu mengalir, segera kuhapus dengan tangan kiriku.

Tak disangka dia telah hilang, lenyap tanpa jejak

Tak disangka dia telah menghancurkan hatiku.

Apakah aku harus melupakannya?

Apakah aku harus membuang jauh jauh perasaan yang dulu ada?

Damn!!!! Ini sangat membingungkan.

Kini kutatap bulan yang menjadi pusat penerangku,

“Bulan, dapatkah kau sampaikan salamku kepadanya?”

Aku memejamkan kedua mataku, berharap air mataku tidak jatuh kembali. Tapi, sia sia aku tak sanggup jika terlalu lama memendam perasaan ini, kini air mataku benar benar mengalir membasahi pipiku, ku pererat pelukanku, kuyakin dirinya tak peduli apa yang ku rasakan sekarang.

Setelah lama ku termenung, ku keluakan ponselku, tergambar di layar aku bersama seseorang yang telah hilang tersenyum bahagia, aku menghirup nafas dalam dalam sebelum menghapus semua tentangnya.

Lalu ponselku berdering,
1 pesan, 2 pesan,3 pesan, sampai 5 pesan.
Aku terkejut, segera ku lihat isi pesan tersebut, ya, sahabat sahabat ku yang mengirimnya, salah satu pesan yang membuatku sadar,

“Cukup kamu menangis! Apakah kamu pernah memikirkan seseorang yang tidak dapat menangis? Bagi mereka satu tetes air mata sangat berarti, mereka juga inhin mengutarakan perasaan mereka, tapi kamu? Membuang buang air matamu dengan percuma. Air matamu lebih berharga dibandingkan untuk menangisinya. Sudahlah kawan, masih ada aku dan teman teman lain yang selalu ada buat kamu. Aku gak mau kamu nangis lagi.”

Aku terenyuh, benar juga, sia sia aku menangis, kininkuhapus air mataku dan melukiskan raut senyum di wajahku.

Aku harus bisa! Kuyakin pasti Tuhan akan memberikan keajaibannya dibalik semua ini, bukan sekarang, tapi kuyakin suatu saat

Aku bangkit berniat untuk meninggalkan taman ini, kulirik arlojiku yang menunjukkan pukul 8 malam, sudah 1 jam aku disini.

Satu motivasiku sekarang, “Semua yang buruk akan berakhir dengan indah” percayalah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s