PUISI KU \(´▼`)

Rasa ini, ya rasa yg senan tiasa menemani hariku.
Rasa yang tak mungkin hilang dalam sekejap
Rasa yang tak bisa diibaratkan dgn apapun.
Ya, rasa sakit yang telah kau torehkan ke dalam hidupku.
Kuakui rasa ini sangat sulit untuk dimusnahkan.
Aku putus asa, menyerah tanpa alasan.
Tapi, seiring waktu berjalan
Rasa ini semakin pudar, entah kenapa setiap ku melihatnya,Rasa yang dulu terukir lama lama terkikis, Aku berpikir dialah penerangku, penerang dalam keterpurukanku.
Aku mencoba membuka lembaran baruku,Meninggalkan masalalu, bukan ku melupakan semua namun ku tau masalalu adalah cerminku untuk tidak terperangkap di jalan yang sama.
Kini, aku membuktikan tanpa dia aku bukan seonggok sampah. Namun aku seorang pemenang dalam kisah ini bersamanya. Ku tak pedulikan sebuah caci maki, kujadikan itu sebagai masukan agar aku lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s